Home » Uncategorized » Klarifikasi Kucing Menurut Para Ilmiah Yang Harus Anda Ketahui

Klarifikasi Kucing Menurut Para Ilmiah Yang Harus Anda Ketahui

By yosi putrilawati Posted On Jan 29, 2019

Klasifikasi kucing adalah merupakan salah satu hewan peliharaan yang sudah tidak asing lagi dengan manusia. Dan bahkan sekarang sudah banyak sekali jenis kucing. Kucing yang memiliki nama latin Felis silvestris catus. Kucing merupakan hewan yang menggemaskan ternyata kucing juga sangat terkenal sebagai hewan yang mudah beradaptasi. Kemudahan nya untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Sehingga sangat mudah  bagi setiap orang untuk memelihara seekor kucing atau bahkan lebih. Sebenarnya, kucing ras asli atau pure breed terdiri dari siam, sphinx, max, dan Persia. Namun, kini hanya ada sekitar 1% kucing pure breeddi dunia dengan sisanya yang merupakan ras campuran. Ini adalah beberapa penjelasan lengkap tentang klarifikasi kucing.

Klarifikasi Kucing

Penting bagi anda untuk mengetahui klarifikasi kucing. Untuk yang sedang di dunia pendidikan biasanya akan mencari informasi klarifikasi kucing. Ini lah daftar klarifikasi kucing yang bisa anda jadikan sebagai referensi:

Advertising

Klarifikasi Ilmiah
Famili: Felidae
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mamalia
Ordo: Karnivora
Genus: Felis
Spesies: F.Silvestris
Upaspesies: Catus (kucing)
Nama Binominal
Felis silvestris-catus

Antomi Kucing

klarifikasi kucing

Marfologi Mengenai Kucing

Untuk anda pecinta kucing setidaknya anda harus memahami beberapa informasi mengenai kucing. Salah satu diantaranya adalah klasifikasi ilmiah kucing. Untuk ciri-ciri fisik, biasanya kucing memiliki bentuk yang beragam. Rata-rata kucing memiliki panjang tubuh sekitar 25cm hingga 40cm tergantung dari jenisnya. Untuk warna pun kucing sangat bervariasi, mulai dari putih, hitam pekat, kecoklatan dan lain sebagainya. Terkadang bulu – bulu yang di miliki oleh kucing ini sangatlah rentan. Sehingga terkadang akan sangat mudah untuk menemukan bulu kucing di mana saja ia beraktivitas. Yang menjadikan ciri khas dari kucing iyalah kumisnya. Di bawah hidung, kucing memeliki sekitar 3 hingga 6 helai kumis yang masing-masing memiliki panjang rata-rata sekitar 1cm hingga 1.5cm. Fungsi dari kumis dari kucing adalah sebagai alat penyaring kotoran sebelum masuk ke hidung. Selain itu, kucing juga memiliki ekor yang membulat atau memanjang. Panjang dari ekor seekor kucing dapat mencapai 5cm. Hingga 8cm yang semakin membuatnya lucu dan menggemaskan.

Fakta Ilmiah Kucing

Setelah anda mengetahui beberapa contoh tentang klarifikasi kucing. Anda juga harus mengetahui beberapa fakta – fakta ilmiah tentang kucing. Dengan begitu anda akan lebih mudah untuk memahami dalam memelihara kucing. Berikut ada beberapa fakta tentang kucing:

Kucing Memiliki Refleks Untuk Meluruskan Tubuhnya

Sudah dijelaskan bahwa klasifikasi hewan kucing sangatlah unik. Meskipun hanya ada sekitar 1% ras asli kucing di dunia ini. Namun nyatanya hampir seluruh jenis kucing memiliki aktivitas dan kebiasaan yang hampir sama. Salah satunya yang memiliki refleks meluruskan badannya. Tidak jarang anda lihat seekor kucing yang gemar meluruskan badannya. Seperti melakukan stretching untuk dirinya. Karena hal ini kucing memiliki tulang selangka yang fungsional dan tulang punggung yang sangat fleksibel. Sehingga tidak heran jika seekor kucing di memiliki kemampuan refleks meluruskan badan. Kemampuan ini pun sudah tumbuh saat kucing berusia 3 hingga 4 minggu dan disempurnakan saat berusia 7 minggu.

Mendengkur Menjadikan Pertanda Bahwa Kucing Senang

Bukan hanya mendengkur ketika tidur saja. Ternyata kucing yang gemar di belai juga dapat mengeluarkan suara dengkuran. Saat seekor kucing dibelai, maka ia akan mengeluarkan suara dengkuran yang menandakan bahwa ia senang. Yang menariknya lagi, kucing hanyalah satu-satunya hewan yang dapat mengeluarkan suara dengkuran. Akan tetapi tidak hanya itu ternyata dengkuran kucing juga bisa mengartikan. Penyebab lain dari kucing mendengkur selain karena bahagia adalah ia mengalami sakit dan akan mati. Dengkuran ini membuat seekor kucing untuk mengurangi stress dan juga manambah rasa nyaman. Saat ingin melahirkan pun, kucing akan mendengkur. Bahkan telah di teliti juga gerakan dari dengkur itu seekor kucing. Sama dengan kecepatan getaran dari mesin diesel yang menyala.

Fungsi Otot Pada Kucing

Hal ini berfungsi sebagai pelindung dari telur bakteri. Yang menariknya lagi, otot kucing juga sangat fleksibel dengan sentuhan manusia. Pada bagian lidah kucing juga terdapat benjolan runcing yang kecil yang berfungsi untuk membersihkan kulitnya. Dengan permukaan lidah yang kasar ternyata bisa membuang bulu-bulu mati secara otomatis dari tubuhnya.

Kucing Gemar Memijat

Jika di lihat dari klarifikasi kucing yang merupakan bagian dari hewan mamalia karnivora. Ternyata kucing juga memiliki sisa yang menggemaskan. Kucing sangat gemar dipijat dan memijat. Tidak jarang jika ada dua ekor kucing yang saling memijat secara bergantian. Biasanya hal ini bisa di temukan dari perilaku kucing terhadap induknya. Biasa nya ketika anak kucing sedang menyusu akan memijat – mijat perut induknya. Hal ini bertujuan agar aliran susu berjalan lancar. Ada hal yang menarik lainnya yakni, jika seekor kucing memijat-mijat pemiliknya. Maka itu menandakan bahwa kucing tersebut sangat nyaman dan aman dengan pemiliknya.

Jan 29, 2019 - Posted by yosi putrilawati - No Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.