Keracunan Antikoagulan: Diagnosa, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati dan Pencegahan

Antikoagulan adalah obat yang tergolong untuk mencegah koagulasi atau pembekuan darah. Antikoagulan biasanya terdapat didalam racun tikus merupakan salah satu racun yang paling umum digunakan untuk membasmi hama tikus. Baik itu tikus kebon, tikus sawah ataupun tikus got (selokan). Kucing menderita keracunan Antikoagulan umumnya karena ia telah menelan obat jenis Antikoagulan.

Kucing Keracunan Antikoagulan

Keracunan Antikoagulan Kucing, Diangnosa Keracunan Antikoagulan, Penyebab Keracunan Antikoagulan, Gejala Keracunan Antikoagulan, Pencegahan Keracunan Antikoagulan, Pengobatan Keracunan Antikoagulan, Gambar Keracunan Antikoagulan, Pengertian Keracunan Antikoagulan, Pemulihan Keracunan Antikoagulan, Tanda Keracunan Antikoagulan, Penjelasan Keracunan Antikoagulan, Risiko Keracunan Antikoagulan, Penularan Keracunan Antikoagulan, Dampak Keracunan Antikoagulan, Penyakit Keracunan Antikoagulan, Ciri Keracunan Antikoagulan

Ketika obat ini tertelan oleh kucing maka antikoagulan akan menghalangi sintesis vitamin K yang merupakan komponen penting dalam pembekuan darah. Biasanya, kucing yang mengalami keracunan antikoagulan ringan tidak akan menunjukkan tanda-tanda keracunan selama beberapa hari. Namun, saat racun mulai mempengaruhi sistem tubuh kucing maka ia akan menjadi lemah dan pucat. Alhasil, kucing akan menderita pendarahan spontan yang tidak terkontrol.

Kucing Mengalami Pendarahan Ketika Keracunan

Pendarahan yang terjadi mungkin akan bersifat eksternal. Seperti pendarahan pada hidung kucing, menemukan darah ketika kucing muntah atau mendapati bahwa pendarahan itu berasal dari rektum. Selain itu, Kucing juga bisa mengalami pendarahan internal yang tak terlihat. Pendarahan yang terjadi biasanya di dada atau perut, jika tidak terdiagnosis pada waktunya maka akan berakibat fatal bagi kucing Anda.

Diagnosis

Dalam prosedur diagnosa, dokter hewan kepercayaan Anda akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap kucing dengan mempertimbangkan latar belakang gejala dan kemungkinan kejadian yang telah memicu kondisi ini. Anda sebagai pemilik hewan peliharaan, perlu memberikan riwayat yang menyeluruh tentang kesehatan kucing.

Dikarenakan, profil darah lengkap akan dilakukan oleh dokter hewan seperti profil darah kimiawi, hitung darah lengkap, dan urinalisis. Selain itu, dokter juga akan memeriksa waktu pembekuan darah kucing anda dalam menentukan tingkat keparahan keracunannya. Jika Anda memiliki sampel racun seperti muntahan kucing atau tinja kucing maka Anda perlu membawanya ke dokter hewan. Melakukan hal ini juga dapat membantu vets dalam prognosis.

Penyebab

Penyebab utama kucing keracunan antikoagulan antara lain ialah dari konsumsi racun hewan pengerat (Rodentisida). Jika Anda menduga bahwa kucing Anda telah bersentuhan dengan racun tikus dan Anda melihat beberapa gejala yang tercantum di atas maka kucing Anda perlu dilihat oleh dokter sebelum kondisi kesehatannya menjadi memburuk. Perlu diingat, jika kucing Anda keluar dari rumah atau kandangnya maka ada kemungkinan bahwa ia akan berhubungan dengan racun hewan pengerat.

Dikarenakan, racun hewan pengerat dapat berada di lingkungan sekitar kucing seperti di halaman tetangga, di dalam kantong sampah, di gang dan di dalam tikus yang telah menelan racun atau tikus yang ditangkap oleh kucing Anda terdapat racun di dalamnya. Bahkan jika Anda tidak tinggal pada daerah di mana tidak terdapat tikus, biasanya racun tikus digunakan untuk hama pinggiran kota lainnya seperti raccoon, oposum, atau tupai.

Jenis obat yang menyebabkan kucing keracunan antikoagulan umumnya terbagi menjadi 2, antaralain ialah racun kumulati dan racun yang lebih mematikan.

Dua jenis penyebab kucing keracunan

  1. Jenis Racun kumulatif: Racun ini mengandung Warfarin dan Hydroxycoumarin sebagai antikoagulan utama dan mereka memerlukan beberapa proses yang memerlukan beberapa hari untuk membunuh hewan pengerat.
  2. Jenis racun yang lebih mematikan: Rodentisida yang mengandung Bromadiolone dan brodifakum sekitar 50 sampai 200 kali lebih beracun daripada jenis Warfarin dan Hydroxycoumarin. Jenis antikoagulan kedua ini dapat membunuh tikus dalam dosis yang sedikit saja (saji tunggal) daripada jenis antikoagulan pertama yang membutuhkan waktu. Racun antikoagulan yang mematikan ini merupakan produk kelas indanedione seperti pindone, diphacinone dan Chlorophacinone yang tergolong dalam kategori sangat beracun.

Untuk beberapa bahan kimia antikoagulan utama yang dapat ditemukan pada racun hewan pengerat dan produk rumah tangga lainnya ialah seperti berikut:

  • Warfarin
  • Hydroxycoumarin
  • Brodifakum
  • Bromadiolone
  • Indandione (anticagulants) seperti pindone
  • Diphacinone
  • Diphenadione
  • Chlorophacinone

Penyebab lain terjadinya kucing keracunan adalah karena konsumsi obat dengan tidak disengaja seperti menelan obat heparin yang umum digunakan untuk mengobati pembekuan darah, karena obat ini dapat memiliki efek toksik sehingga rentan menyebabkan keracunan pada kucing. Pada kebanyakan kasus, kucing seringkali memiliki akses terhadap obat yang mereka temukan dan akan memakannya. Hal ini terjadi entah karena obatnya tertinggal atau karena lemari obat disimpan pada tempat yang cukup rendah sehingga kucing dapat menjangkaunya (mengaksesnya).

Gejala

Berikut adalah beberapa gejala yang paling umum dari keracunan antikoagulan pada kucing:

  • Tubuh lemah, goyah, tidak stabil
  • Hidung berdarah
  • Muntah darah
  • Darah dalam tinja atau pendarahan dari rektum
  • Memar dan hematoma di bawah kulit
  • Perdarahan berlebih pada gigi
  • Kesulitan bernafas karena darah di paru-paru (ini akan membuat suara berderak)
  • Asites (jumlah abnormal pada retensi cairan di perut) karena akumulasi darah di perut seperti terjadinya pembengkakan perut yang berlebihan

Pengobatan

Jika kucing Anda menderita pendarahan spontan yang disebabkan oleh keracunan antikoagulan maka pengobatan akan melibatkan pemberian whole blood (darah lengkap) segar atau plasma beku dalam jumlah yang ditentukan oleh tingkat dan volume darah normal kucing yang sudah hilang.

Vitamin K yang diperlukan untuk pembekuan darah akan digunakan secara khusus sebagai obat penawar dan akan diberikan dengan cara menyuntikan injeksi subkutan (di bawah kulit) secara berulang dengan dosis seperlunya atau bahkan secara oral, sampai waktu pembekuan darah kembali normal.

Beberapa racun yang melalui kerongkongan dapat menyebabkan lebih banyak bahaya terhadap kucing. Oleh karena itu jangan Anda memaksakan untuk kucing muntah kecuali jika Anda telah disarankan oleh vets untuk melakukannya.

Pencegahan

Keracunan antikoagulan kucing dapat dicegah oleh anda sebagai pemilik hewan dengan cara menyimpan semua racun jauh dari jangkauan kucing. Tindakan pencegahan ini berlaku untuk semua obat termasuk obat-obatan terlarang dan bahan kimia.

Yang perlu Anda ingat juga dalam tindakan pencegahan yang tak kalah penting ialah jika Anda atau siapa pun di dalam keluarga menggunakan obat penipisan darah, sangat disarankan agar drugs tetap terjaga dan jauh dari jangkauan hewan peliharaan seperti kucing Anda.

Tags: