Penyakit Jamur (Ringworm): Diangnosa, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobati

Di area kepala kucing anda ada yang botak? Ketahuilah, hal tersebut adalah penyakit Ringworm yang menyerang kucing anda. Indonesia yang beriklim tropis memiliki tingkat kelembapan cukup tinggi, Hal ini memicu sering ditemukannya kasus penyakit Ringworm pada kucing.

Salah satu penyakit kucing yang menyebalkan dan membuat kita jengkel adalah Jamur. Ringworm yang disebabkan oleh jamur atau virus yang bergeliat di permukaan kulit kucing. Jamur pada kucing bisa juga disebabkan oleh kurangnya pembersihan, seperti sisa – sisa kotoran yang tidak dibersihkan.Ringworm Kucing, Diangnosa Ringworm, Penyebab Ringworm, Gejala Ringworm, Pencegahan Ringworm, Cara Mengobati Ringworm, Gambar Ringworm

Virus ini biasanya akan menginfeksi bagian kuku, bulu, dan kulit kucing. Ciri kulit kucing yang terkena penyakit jamur biasanya berwarna merah seperti lingkaran cincin dan bulunya rontok. Kucing yang memiliki daya tahan tubuh kuat biasanya dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Tetapi untuk kucing yang tidak mempunyai kekebalan tubuh kuat itu harus diobati oleh kita. Karena penyakit jamur ini bila dibiarkan bisa menularkan ke hewan peliharaan yang lainnya.

Diagnosa

Umumnya untuk kucing yang terkena penyakit Ringworm kucing adalah kerontokan bulu yang tidak wajar. Cara mengetahui diagnosa dapat dilakukan dengan melihat perubahan kulit yang berbentuk lesi sirkuler atau cincin, disertai keropeng, rambut rontok dan cenderung meluas.

Pemeriksaan laboratorium menggunakan sempel kerontokan bulu dan serpihan kuku juga diperlukan dalam mendiagnosa jamur. Pemerikasaan kerontokan bulu dan serpihan kuku yang dijadikan sempel menggunakan mikroskop yang diberikan KOH atai pewarnaan. Cara lain selain yang diatas tadi yaitu pemeriksaan menggunakan Wood Light yang merupakan lampu sinar ultraviolet. Alat ini dapat mendeteksi 50% keberadaan cainis pada rambut hewan yang terinfeksi.

Penyebab

Apa sih cara untuk mengetahui penyebab timbulnya penyakit Ringworm pada kucing? Penyebab kucing terkena penyakit Ringworm adalah adanya beberapa spesies Dermatofit. Untuk yang menyebabkan infeksi Dermatofitosis umumnya ialah spesies Microsporum Canis. Dan infeksi lainnya yang menyebabkan terjadi jamur terhadap kucing antara lain ialah spesies Trichophyton Mentagrophytes. Kedua spesies tersebut merupakan zoonosis yang mampu menginfeksi manusia apabila tidak berhati – hati.

Penularan ini dapat terjadi karena adanya kontak langsung dengan benda atau hewan yang terkontaminasi. Peran anda disini sangatlah penting untuk memisahkan benda atau hewan yang telah terkontaminasi agar tidak menular pada hewan peliharaan yang lainnya.

Selain itu anda perlu waspada terhadap peralatan grooming seperti sisir, sikat, karpet yang akan anda gunakan pada kucing, karena jamu bisa berada di benda – benda tersebut yang aktif selama berbulan – bulan. Dalam mengatasinya anda bisa menggunakan larutan pemutih klorin yang dicampurkan dengan air, perbandingannya 1:10 atau 1:100 kemudian disemprotkan pada benda tersebut.

Gejala

Cara mengetahui gejala Ringworm pada kucing yang disebabkan oleh M.Canis umumnya ditandai dengan adanya pembentukan sisik tanpa adanya lesi yang bersifat agak ringan seperti gatal – gatal dan kadang ditemukan kerontkan bulu sehingga di daerah yang tersebut menjadi gundul botak.

Untuk puncak kerontokan yang diakibatkan oleh Jamur biasanya dalam waktu 5 minggu sejak kontak langsung dengan M.Canis. Pada lesi yang lebih berat dapat berbentuk kerak nyata. Daerah yang sering ditemukannya lesi adalah di muka dan kaki kucing.

Pencegahan

Cara melakukan pencegahan Ringworm sangatlah bervariasi, contohnya seperti dibawah ini :

  • Dalam pencegahan Ringworm dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan, menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan maupun hewan.
  • Mencegah penyebaran penyakit endemik, apabila ada hewan yang terinfeksi anda dapat mencegahnya dengan cara mengisolasi hewan yang terinfeksi serta melakukan desinfeksi pada tempat yang diduga menjadi sumber spora atau jamur.
  • Perbaikan gizi hewan dan tata laksana pemeliharaan.
  • Memandikan kucing secara teratur, pemberian makanan yang sehat dan bergizi harus anda lakukan dalam upaya perawatan terhadap hewan peliharaan anda.
  • Upaya pencegahan yang lainnya dengan memberikan vaksinisasi kepada kucing, namun dalam melakukan vaksinisasi memerlukan biaya yang relativ mahal.

Pengobatan

Dalam cara mengobati Ringworm terhadap kucing umumnya dibagi menjadi 2 cara, yaitu mengobati dari dalam tubuh kucing dan dari luar. Berikut ini pengobatan Ringworm pada kucing :

Pengobatan Ringworm dari dalam

Penyakit kucing jamuran peru diketahui sejak dini jika tidak maka akan menjadi sulit untuk mengobatinya. Dalam mengobati kucing yang terkena penyakit Ringworm baik menggunakan obat kimiawi atau obat tradisional. Asalkan anda paham penyebab dari penyakit Ringworm maka anda dapat menyembuhkan Ringworm dengan cepat. Lalu apa saja yang dipakai dalam menghilangkan penyakit Ringworm pada kucing? Yuk simak penjelasannya berikut ini :

Fluconazole

Fluconazole adalah obat jamuran kucing. Anda dapat menggunakan obat ini pada kucing yang mengalami penyakit Ringworm dengan dosis sehari sekali atau dua hari sekali dalam satu minggu jika jamur belum hilang maka berikanlah obat ini hingga jamurnya menghilang.
Untuk efek samping yang dihasilkan obat ini pada kucing yaitu gangguan hati, jadi anda jangan memberikan obat ini pada kucing yang sedang hamil yaa atau pada anak kucing.

Ketoconazole

Obat ketoconazole ini sudah dikenal untuk mengobati Ringworm pada kucing. Pada saat anda menggunakan obat ini sebaiknya diberikan bersama makanan guna memaksimalkan hasil dari obat tersebut.Untuk efek samping yang dihasilkan obat ini pada kucing yaitu dapat menyebabkan mual – mual, muntah dan menurunkan nafsu makan kucing.

Itraconazole

Jenis obat yang terakhir ini bisa anda gunakan adalah Itraconazole. Untuk cara pemakaian obat ini cukup mudah kok, anda hanya perlu campurkan obat Itraconazole dengan makanan yang akan diberikan pada kucing.Berikan obat ini setiap 2 kali dalam 2 minggu. Namun, obat ini memiliki efek samping juga pada kucing antara lain seperti penurunan nafsu makan hingga muntah – muntah.

Vitamin

Dalam mengobati kucing yang terkena jamur bisa juga dengan menggunakan vitamin. Karena kucing sangat membutuhkan vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.Maka dari itu, seringlah memberikan vitamin kepada kucing anda agat daya tahan tubuh kucing tidak rentang terkena penyakit jamur.

Probiotik

Memberikan probiotik pada kucing. Probiotik yang terdapat pada yogurt dan kefir yang anda berikan pada kucing dapat membantu dalam meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan memperbaiki keseimbangan bakteri dalam usus, sehingga kucing relatif terhindar dari penyakit Ringworm. Jika mengobati jamur tersebut dari dalam tubuh kucing masih belum efektif, maka cobalah untuk melakukan pengobatan di luar tubuh kucing.

Pengobatan Ringworm dari luar

Cara pengobatan ini lebih disukai oleh pada catlovers dari pada melakukan pengobatan dari dalam tubuh kucing. Hal pertama yang kita lakukan dalam mengobati Ringworm dari luar yaitu memilih obat yang akan digunakan. Berikut ini obat yang dapat anda gunakan untuk menghilangkan penyakit Ringworm pada kucing :

Belerang atau Lime Sulfur 0.5-5%

Sebagai cara menghilangkan jamur pada kucing secara alaminda bisa menggunakan belerang dengan konsentrasi 0.5% hingga 5%.Menggunaan belerang pada saat memandikan kucing. Tentunya hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah sehingga anda butuh ketelatenan untuk menggunakan belerang pada kucing.

Setelah menggunakan belerang, jangan lupa untuk membilasnya dengan hati-hati ya kawan. Hal ini dilakukan agar tidak masuk ke dalam mata kucing.Efek samping yang dihasilkan dari obat ini biasanya kucing mengalami penurunan nafsu makan, mengingat bau belerang yang sangat menyengat. Untuk itu, anda harus memperhatikan lebih ekstra dalam memberikan makanan yang akan masuk ke dalam tubuh kucing agar tidak terjangkir penyakit lainnya.

Bedak atau Salep

Cara mengobati Ringworm kucing selnajutnya adalah dengan menggunakan bedak atau salep. Dalam menggunakan obat ini cukup mudah kok kawan. Namun penggunaa obat ini memiliki resiko.Lebih baik anda menggunakan VCO ( Virgin Coconut Oil ) yang bisa anda dapatkan di apotik dekat tempat tinggal anda. Penggunaan minyak VCO ini sangat aman untuk kucing yang terkena penyakit jamur ini.

Mencukur Bulu Kucing

Mencukur bagian tubuh kucing yang terkena penyakit Ringworm dilakukan untuk memudahkan pengobatan. Untuk bagian bulu kucing yang terkena jamur biasanya rapuh dan mudah dicabut.Dengan mencukur bulu kucing pada bagian yang terinfeksi akan memudahkan kita dalam memberikan pengobatan selanjutnya pada kucing.

Shampo Khusus Jamur Kucing

Anda dapat menggunakan shampo khusus yang mengandung 2% ketoconazole. Shampo ini bisa anda dapatkan di petshop yang berada dekat tempat tinggal anda dengan mudah. Khasiat yang dimiliki shampo ini antara lain untuk membunuh jamur yang memicu tumbuhnya risiko penyakit Ringworm pada kucing yaitu Trichophyton dan Microsporum.

Saran

Sebaiknya anda melakukan pengobatan pada kucing dari luar dahulu dengan menggunakan bedak dan shampo khusus kemudian lakukan pengobatan dari dalam. Tapi ingat, dalam mengobati kucing harus sesuai dengan aturan pakai yang tertera di lebel obat ya.

Tags: