Penyakit Hairball: Diangnosa, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobati

Hairball kucing adalah bola bulu yang secara tidak sengaja menyumbat ke dalam saluran pencernaan kucing. Biasanya kebiasaan tersebut terjadi pada saat kucing sedang melakukan grooming, secara tidak langsung akan menelan bulu yang mereka jilat. Hal ini bisa terjadi karena lidah yang dimiliki kucing itu kasar. Apalagi ketika bagian bulu secara tidak sengaja tertelan walaupuh hanya sedikit.

Walaupun ada beberapa bulu yang telah mereka telan dapat dicerna oleh si kucing lalu keluar secara alami bersama fese. Namun, beberapa bulu tidak dapat dicerna oleh kucing sehingga tetap berada di dalam perut dan membentuk simpul kusut yang besar atau bisa disebut dengan penyakit Hairball pada kucing. Muntahan tersebut bisa menjadi keras apabila berada di perut kucing dalam waktu yang sangat lama. Hal itu akan berpotensi menyebabkan penyumbatan usus atau saluran pencernaan kucing.

Hairball Pada Kucing, Penyebab Hair Ball, gambar Kucing Hairball

Sebagian besar bola bulu akan dimuntahkan oleh kucing kita secara alami, yang sebenarnya itu merupakan pertanda bagus. Bola bulu yang menyumbat pada saluran pencernaan kemudian dimuntahkan kucing pada umumnya akan berbentuk seperti sosis hang berwarna gelap.

Penjelasan Hairball Lengkap Diangnosa, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Cara Mengobati :

Diagnosa

Cara mengetahui diagnosa pada semua kucing, yang umumnya akan mengalami penyakit Hairball dalam hidupnya. Hal ini karena kucing sering melakukan grooming sehingga menelan beberapa bulu mereka. Kucing yang over-grooming biasanya sangat beresiko karena akan berdampak terkena masalah bola bulu. Rata-rata kucing yang memiliki berbulu panjang seperti anggora dan persia akan lebih sering mengalami masalah tersebut jika dibandingkan dengan kucing yang berbulu pedek.

Ketika kucing memiliki tanda – tanda penyakit Hairball dalam perut atau ususnya tapi tidak dimuntahkan maka akan menjadi masalah yang serius. Disebabkan bola bulu di dalam perut kucing dapat mengeras dan menyumbat saluran pencernaan. Jika hal ini sudah terjadi pada kucing, sebaiknya anda konsultasi kepada dokter hewan untuk membuang muntah bola bulunya tersebut.

Saat anda melihat kucing sedang memakan rumput kemudian muntah, bisa jadi ini upaya yang dilakukan kucing untuk mengeluarkan bola bulu dalam perutnya. Jadi jangan terlalu panik atau street ketika kucing peliharaan anda memakan rumput dan kemudian memuntahkannya.

Penyebab

Saat kucing kita menjilati bulunya sendiri dan menelan bulu yang lepas atau mati, upaya ini dilakukan karena kucing memiliki perlindungan yang alami dalam usaha mengeluarkan bulu yang tertelan. Walaupun pada dasarnya rambut ini melewati semua jalan yang berada di saluran pencernaan tanpa masalah namun, jika anda biarkan rambut ini terus berada dalam perut kucing kemungkinan akan berdampak penyakit Hairball.

Pada akhirnya kucing kita akan muntah untuk mengeluarkan bola bulu yang berada di dalam perutnya. Karena bola bulu melewati kerongkongan sempit saat keluar, maka jenis penyakit Hairball yang sering muncul tipis dan tubelike, bukan bulat.

Penyebab yang mendasari penyakit Hairball biasanya lebih sering muncul pada kucing yang berambut panjang seperti kucing persia, kucing anggora dan kucing coons maine. Kucing yang membersihkan dirinya sendiri secara kompulsif lebih cenderung berisiko penyakit Hairball, disebabkan kucing ini menelan lebih banyak bulu. Biasanya perkembangan penyakit Hairball akan sesuai dengan pertumbuhan kucing.

Hal ini normal, sebab kucing semakin tua mereka menjadi lebih mahir membersihkan diri sendiri. Karena kucing lebih mahir dalam menghilangkan bulu mereka menggunakan lidah, yang berarti akan lebih banyak muntahan bola bulu bagi kita untuk membersihkannya.

Gejala

Cara mengetahui gejala dari ciri penyakit Hairball umumnya adalah hacking, tersendak, dan muntah – muntah. Biasanya untuk mengeluarkannya kucing akan muntah. Pada saat anda mengetahui gejalanya pada kucing pastikan untuk segera menghubungi dokter hewan ya, supaya anda bisa mengetahui bola bulu yang sudah menyebabkan penyumbatan dan mungkin berpotensi mengancam nyawa kucing kesayangan anda. Untuk menghindari hal tersebut yuk kita simah gejalanya. Berikut ini gejala yang terjadi :

  • Tersedak, muntah-muntah, atau hacking tanpa menghasilkan suatu bola bulu
  • Kurangnya nafsu makan
  • Kelesuan
  • Sembelit
  • Diare
  • Depresi
  • Tidak nyaman di bagian perut
  • Lesu dan enggan untuk banyak bergerak

Pencegahan

Dalam cara mencegah penyakit ini kita tidak perlu melakukan apa-apa, karena kebanyakan kucing bisa menangani masalah ini sendiri. Namun jika kucing kita memuntahkan bola bulu terlalu sering, tampaknya ada yang tidak beres. Coba bawa si kucing ke dokter hewan untuk segera dirawat. Tapi sebelum anda membawa kucing ke dokter hewan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk pencegahan atau mengurangi kemungkinan kucing terkena penyakit Hairball. Berikut ini pencegahannya :

  • Penyebab dari masalah penyakit Hairball ini biasanya kucing terlalu over dalam melakukan hal seperti grooming. Namun tetap awasi kucing anda ketika sedang grooming, siapa tahu anda bisa menemukan penyebabnya.
  • Gunakan produk obat Hairball atau pencahar. Produk yang ada di pet shop/pets care saat ini, yang sebagian besar adalah pencahar ringan untuk membantu bola bulu melewati saluran pencernaan.
  • Berikan makanan khusus anti bola bulu yang di sarankan oleh dokter hewan. Berbagai bentuk makanan kucing yang khusus ini mempunyai serat yang tinggi. Dengan memakan makanan yang kaya akan serat maka akan meminimalisir terjadinya penggumpalan dalam perut kucing karena makanan ini mendorong pencernaan kucing.
  • Bersihkan kucing anda atau groming secara teratur. Tujuannya untuk membuat bulu yang telah rontok terlepas dari kucing. Hal ini sangat penting untuk kucing yabg berambut panjang dan pada saat pergantian musim biasanya kucing akan merontokan sediri bulunya.

Pengobatan

Sebagai pemilik kucing sebisa mungkin memberikan asupan makanan atau perlakuan agar meringankan penyakit Hairball kucing. Melakukan hal tersebut mungkin termasuk cara menghilangkan penyakit Hairball kucing yang jitu (ampuh). Lalu hal apa saja itu? Berikut ini upaya dalam cara mengobati atau meringankan masalah penyakit bola bulu pada kucing tersebut:

  • Hairball alami, sebagian besar akan keluar melalui fases dan muntahan, yang perlu anda lakukan hanya jangan panik.
  • Berikan akar anting-anting (akar kucing), akar ini bisa menambah serat dan mengurangi bola bulu selain itu juga bisa membantuk pencernaan kucing.
  • Berikan makanan yang mengandung ‘minyak baik’ dan probiotik untuk kebaikan lambung kucing.
  • Berikan serat khusus untuk kucing atau biasa disebut laksatif. Laktasif ini bisa anda temukan di toko hewan.

Saran

Sering-sering lah menyisir bulu kucing untuk meminimalisir bulu rontok yang kemungkinan bisa tertelan oleh kucing. Memandikan kucing juga dapat menghilangkan bulu yang rontok, terutama dimusim panas. Musim panas menyebabkan bulu kucing rontok lebih banyak.

Sering sering lah menyisir bulu kucing untuk meminimalisir bulu rontok yang kemungkinan bisa tertelan oleh kucing. Memandikan kucing juga dapat menghilangkan bulu yang rontok, terutama dimusim panas. Musim panas menyebabkan bulu kucing rontok lebih banyak. Selain itu pemberian rumput khusus juga dapat membantu penyediaan serat bagi tubuh kucing karena serat dapat membantu pengeluaran bola bulu.